Masuk Hari ke-29, Kelompok 49 KKL-PPM Universitas Malahayati Jalankan Program Sanitasi
Kelompok 49 KKL-PPM Universitas Malahayati membersihkan drainase bersama warga RW 04 Ganjar Agung sekaligus mengedukasi pentingnya sanitasi.--
LAMPUNG.DISWAY.ID – Memasuki hari ke-29 pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan–Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKL-PPM) Universitas Malahayati Tahun 2026, Kelompok 49 kembali menjalankan program kerja utama yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Kali ini, mahasiswa Kelompok 49 melaksanakan program di bidang sanitasi dan drainase bersama masyarakat di lingkungan RW 04, Kelurahan Ganjar Agung.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari survei dan pemetaan kondisi lingkungan yang sebelumnya dilakukan mahasiswa bersama Karang Taruna setempat.
Dari hasil pengamatan di lapangan, mahasiswa menemukan sejumlah saluran drainase yang membutuhkan pembersihan dan pemeliharaan agar aliran air tetap berjalan optimal.
BACA JUGA:Biopori Jadi Solusi Lingkungan, Mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati Libatkan Warga Margorejo
Mahasiswa dan Warga Bersihkan Saluran Drainase
Pelaksanaan program dilakukan melalui kegiatan gotong royong dengan melibatkan mahasiswa, Karang Taruna, serta masyarakat RW 04.
Dalam kegiatan tersebut, warga dan mahasiswa bersama-sama membersihkan sejumlah titik saluran drainase yang telah ditentukan sebelumnya.
Sampah, endapan tanah, serta material lain yang berpotensi menghambat aliran air diangkat dan dibersihkan.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati dalam membantu masyarakat menjaga kualitas lingkungan tempat tinggal.
BACA JUGA:Universitas Malahayati Perkuat Sinergi dengan Polda Lampung, Fokus SDM hingga Kajian Kepolisian
Saluran drainase yang terawat diharapkan mampu memperlancar aliran air sekaligus meminimalkan potensi munculnya genangan ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.
Selain melakukan pembersihan secara langsung, mahasiswa juga memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya menjaga kebersihan saluran air.
Masyarakat diingatkan agar tidak menjadikan selokan sebagai tempat pembuangan sampah. Kebiasaan tersebut dinilai dapat menyebabkan penyumbatan dan mengurangi fungsi drainase.
Mahasiswa juga mendorong warga untuk melakukan pemeriksaan serta pembersihan saluran secara rutin sehingga masalah penyumbatan dapat dicegah sejak awal.
Perkuat Kesadaran Warga melalui Gotong Royong
Sumber: