Dari Laut ke Meja Makan, Ini 7 Tumbuhan Laut yang Bisa Dikonsumsi

Dari Laut ke Meja Makan, Ini 7 Tumbuhan Laut yang Bisa Dikonsumsi

Tak hanya rumput laut, sejumlah tumbuhan laut bisa dikonsumsi. Kenali jenis, kandungan nutrisi, cara mengolah, dan tips aman mengonsumsinya.--

LAMPUNG.DISWAY.ID - Laut bukan hanya menyimpan sumber protein berupa ikan, udang, kerang, dan berbagai jenis biota lainnya. Di dalam ekosistem pesisir juga terdapat kelompok tumbuhan dan alga yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan.

Selama ini, rumput laut menjadi salah satu contoh paling populer. Bahan pangan tersebut telah digunakan dalam berbagai produk, mulai dari makanan ringan, agar-agar, salad, minuman hingga bahan tambahan pangan.

Namun, istilah “tumbuhan laut” perlu dipahami dengan tepat. Secara botani, tidak semua organisme yang hidup di laut merupakan tumbuhan. 

Rumput laut umumnya merujuk pada kelompok alga, sedangkan lamun merupakan tumbuhan berbunga yang memang hidup dan beradaptasi di lingkungan laut.

Keduanya memiliki karakteristik berbeda dan tidak semuanya layak dikonsumsi manusia.

BACA JUGA:Tak Hanya Enak, Ini 10 Manfaat Rumput Laut dan Kandungan Aktif di Dalamnya

1. Rumput Laut Merah

Rumput laut merah atau kelompok Rhodophyta merupakan salah satu jenis alga yang telah lama dimanfaatkan sebagai bahan pangan.

Beberapa jenisnya digunakan untuk menghasilkan agar-agar dan karaginan, yaitu bahan yang banyak dimanfaatkan dalam industri pangan sebagai pembentuk gel atau pengental.

Rumput laut merah juga mengandung serat dan sejumlah mineral. Jenis tertentu bahkan dikonsumsi secara langsung setelah melalui proses pencucian dan pengolahan yang tepat.

Di sejumlah negara Asia, rumput laut menjadi bagian dari menu sehari-hari dan dapat diolah menjadi salad, sup, camilan, maupun bahan pembungkus makanan.

BACA JUGA:Apa Saja Manfaat Kumbang? Kenali Kandungan Nutrisi dan Senyawa Bioaktifnya

2. Rumput Laut Cokelat

Kelompok Phaeophyceae atau alga cokelat juga menjadi sumber pangan yang menarik.

Salah satu contohnya adalah kelp, yang banyak dimanfaatkan dalam berbagai masakan Asia. Kelp dapat digunakan sebagai bahan dasar kaldu, salad, atau dikeringkan untuk kemudian diolah kembali.

Alga cokelat dikenal mengandung serat, mineral, serta senyawa bioaktif. Kandungan gizinya dapat berbeda-beda tergantung spesies, lokasi tumbuh, kondisi lingkungan, dan metode pengolahannya.

Sumber: