Matoa Pometia pinnata: Kandungan Aktif, Manfaat Antioksidan, dan Potensinya
Buah matoa kaya senyawa bioaktif. Kenali kandungan flavonoid, fenolik, tanin, saponin dan potensi antioksidannya.--
LAMPUNG.DISWAY.ID – Buah matoa (Pometia pinnata) merupakan salah satu buah khas Indonesia Timur yang dikenal memiliki rasa manis dengan aroma dan tekstur yang khas. Buah ini banyak ditemukan di Papua dan sejumlah wilayah Indonesia lainnya.
Di balik rasanya yang manis, matoa menarik perhatian peneliti karena mengandung berbagai senyawa bioaktif. Sejumlah kajian menemukan adanya kelompok senyawa seperti flavonoid, fenolik, tanin, saponin, alkaloid dan terpenoid pada bagian-bagian tanaman matoa.
Penelitian terhadap ekstrak buah dan kulit buah juga menunjukkan adanya potensi aktivitas antioksidan.
Kandungan tersebut membuat matoa tidak hanya menarik sebagai buah konsumsi, tetapi juga sebagai tanaman yang memiliki potensi untuk dikembangkan dalam penelitian pangan dan bahan alami.
Lantas, apa saja kandungan aktif dan manfaat potensial buah matoa?
BACA JUGA:Sering Dijadikan Makanan dan Suplemen, Ini Manfaat Kelp yang Perlu Diketahui
Mengenal Buah Matoa dan Asal Tanamannya
Matoa termasuk dalam famili Sapindaceae. Tanaman ini dikenal luas sebagai salah satu kekayaan hayati Papua dan kawasan Indonesia Timur.
Buah matoa memiliki daging buah berwarna putih dengan tekstur yang relatif kenyal. Rasanya sering digambarkan menyerupai perpaduan beberapa buah tropis dengan cita rasa manis yang kuat.
Popularitas matoa kemudian berkembang ke berbagai daerah di Indonesia. Buah ini dapat dikonsumsi secara langsung ketika telah matang.
Selain sebagai pangan lokal, matoa juga menarik perhatian dalam penelitian karena kandungan metabolit sekundernya.
BACA JUGA:Manfaat Nori untuk Tubuh, dari Protein, Mineral hingga Senyawa Antioksidan
Apa Saja Kandungan Aktif Buah Matoa?
Berbagai penelitian terhadap matoa menemukan sejumlah kelompok senyawa bioaktif. Namun, penting dicatat bahwa kandungan dan kadarnya dapat berbeda bergantung pada bagian tanaman yang diteliti, varietas, kondisi tumbuh, serta metode ekstraksi.
1. Flavonoid
Flavonoid merupakan kelompok senyawa polifenol yang banyak ditemukan pada tanaman dan dikenal memiliki aktivitas antioksidan.
Sejumlah penelitian terhadap matoa menemukan keberadaan flavonoid, terutama pada ekstrak bagian kulit buah dan bagian tanaman lainnya. Penelitian mengenai kulit buah matoa juga melaporkan keberadaan flavonoid bersama saponin, tanin dan terpenoid.
Sumber: