Sering Mengalami Déjà Vu? Ini Penyebabnya Menurut Sains dan Pandangan Islam
Sering mengalami déjà vu? Kenali arti, penyebab menurut ahli saraf, pandangan ulama, serta tanda-tanda yang perlu diwaspadai.--
LAMPUNG.DISWAY.ID – Pernah berada di suatu tempat untuk pertama kalinya, tetapi tiba-tiba merasa seolah-olah sudah pernah mengunjunginya? Atau, ketika sedang berbicara dengan seseorang, muncul perasaan kuat bahwa percakapan tersebut pernah terjadi sebelumnya, bahkan seolah-olah sudah mengetahui kalimat yang akan diucapkan?
Pengalaman aneh tersebut dikenal sebagai déjà vu. Fenomena ini kerap membuat seseorang merasa heran, merinding, atau bertanya-tanya apakah dirinya pernah mengalami kejadian yang sama pada masa lalu.
Déjà vu bukan sekadar cerita misterius. Fenomena ini juga menjadi perhatian para peneliti yang mempelajari otak, ingatan, dan cara manusia mengenali pengalaman. Dalam perspektif Islam, fenomena tersebut juga menimbulkan pertanyaan mengenai apakah ada penjelasan khusus dalam Al-Qur'an dan hadis.
Lantas, apa sebenarnya déjà vu, mengapa bisa terjadi, dan kapan seseorang perlu mewaspadainya?
BACA JUGA:Dari Lautan Atlantik hingga Jawa Timur: Rangkuman Lengkap Sejarah 12 Oktober
Apa Itu Déjà Vu?
Déjà vu berasal dari bahasa Prancis yang secara harfiah berarti "sudah melihat". Istilah ini digunakan untuk menggambarkan sensasi seolah-olah seseorang pernah mengalami situasi yang sedang berlangsung, padahal ia menyadari bahwa kejadian tersebut kemungkinan baru pertama kali dialaminya.
Menurut penjelasan Cleveland Clinic, déjà vu merupakan perasaan familier yang muncul tanpa ingatan jelas mengenai pengalaman sebelumnya.
Seseorang merasa mengenali situasi tertentu, tetapi tidak mampu menunjukkan kapan atau di mana pengalaman itu pernah terjadi.
Fenomena ini dapat muncul dalam berbagai situasi. Misalnya, seseorang baru pertama kali mengunjungi rumah temannya, tetapi tata letak ruangan dan suasananya terasa sangat akrab.
BACA JUGA:Fenomena Doomscrolling: Penyebab, Dampak bagi Kesehatan Mental, serta Cara Mencegahnya
Contoh lainnya adalah ketika seseorang sedang mengobrol, lalu mendadak merasa bahwa percakapan tersebut pernah berlangsung dengan susunan kata dan suasana yang sama.
Perasaan itu biasanya berlangsung singkat dan menghilang dengan sendirinya. Cleveland Clinic juga mencatat bahwa sekitar 97 persen orang diperkirakan pernah mengalami déjà vu setidaknya sekali sepanjang hidupnya.
Mengapa Déjà Vu Bisa Terjadi?
Hingga kini, déjà vu belum memiliki satu penjelasan ilmiah yang sepenuhnya disepakati. Namun, salah satu penjelasan yang banyak dibahas berkaitan dengan cara otak memproses informasi dan mengakses ingatan.
1. Sistem ingatan dan pengenalan mengalami ketidaksesuaian
Sumber: