UTI Gandeng SFBU Amerika, 200 Mahasiswa Ilmu Komputer Berpeluang Raih Second Degree Global

UTI Gandeng SFBU Amerika, 200 Mahasiswa Ilmu Komputer Berpeluang Raih Second Degree Global

UTI Gandeng SFBU Amerika, 200 Mahasiswa Ilmu Komputer Berpeluang Raih Second Degree Global--

LAMPUNG.DISWAY.ID - Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring pendidikan internasional. Melalui Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK), kampus yang dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi swasta unggulan di Lampung ini menggelar IT Academy bertajuk “Professional Track in Computer Science” pada Senin, 23 Februari 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penguatan kerja sama global antara UTI dengan QASPIR International serta San Francisco Bay University (SFBU), Amerika Serikat.

Kolaborasi tersebut membuka kesempatan emas bagi sekitar 200 mahasiswa Program Studi Ilmu Komputer UTI untuk mengikuti program Online Second Degree Bachelor of Science in Computer Science langsung dari universitas yang berbasis di California tersebut.

BACA JUGA:Unila Perkuat Kerja Sama Internasional dengan University of Seville melalui Program HARVEST Erasmus+ 2026

Strategi UTI Tingkatkan Daya Saing Global

Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Umum UTI, Dr. Sampurna Dadi Riskiono, S.Kom., M.Eng., menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar program akademik tambahan, melainkan strategi konkret untuk meningkatkan daya saing lulusan di pasar kerja global.

Menurutnya, dunia industri saat ini menuntut talenta digital yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki pengalaman dan perspektif internasional.

“Mahasiswa akan mendapatkan exposure global, kurikulum berstandar Amerika, serta pengalaman belajar lintas budaya yang sangat relevan dengan kebutuhan industri teknologi,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Wakil Rektor UTI, Dr. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., yang menyebut inisiatif ini sebagai bagian dari roadmap internasionalisasi kampus menuju World Class University.

BACA JUGA:Wagub Lampung Jihan Nurlela Tinjau Perbaikan Jalan Pringsewu–Pardasuka, Rigid Beton Dimulai Maret 2026

Hanya 30 Kredit untuk Raih Gelar dari Amerika

CEO QASPIR International, Stuart Blacklock, menjelaskan bahwa mahasiswa cukup menyelesaikan 30 kredit atau setara dengan 10 mata kuliah secara daring di SFBU.

Menariknya, mata kuliah yang ditawarkan sangat relevan dengan perkembangan industri digital global, di antaranya:

  • Data Structures
  • Generative AI & Prompt Engineering
  • Object-Oriented Design and Implementations
  • Linear Algebra

Kehadiran mata kuliah seperti Generative AI & Prompt Engineering menunjukkan bahwa program ini adaptif terhadap tren teknologi terbaru, termasuk kecerdasan buatan yang kini menjadi tulang punggung transformasi digital di berbagai sektor.

Dengan sistem pembelajaran daring, mahasiswa tidak perlu meninggalkan Indonesia. Hal ini membuat program lebih efisien dari sisi biaya sekaligus fleksibel bagi mahasiswa yang tetap ingin menyelesaikan studi reguler mereka di UTI.

BACA JUGA:Menu Berbuka Aman untuk Penderita Asam Urat: Panduan Lengkap Agar Kadar Urat Tetap Stabil Saat Ramadan

Double Degree Tanpa Harus ke Luar Negeri

Sumber: