Nuzulul Qur’an dalam Sejarah Islam: Turunnya Wahyu Pertama di Gua Hira
Nuzulul Qur’an dalam Sejarah Islam: Turunnya Wahyu Pertama di Gua Hira--
LAMPUNG.DISWAY.ID - Nuzulul Qur’an merupakan salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah Islam. Peristiwa ini menandai turunnya wahyu pertama dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW sebagai awal dari penyampaian risalah Islam kepada umat manusia.
Dalam tradisi umat Islam, Nuzulul Qur’an diperingati setiap tanggal 17 Ramadhan, yang diyakini sebagai waktu turunnya wahyu pertama Al-Qur’an.
Pengertian Nuzulul Qur’an
Secara bahasa, istilah Nuzulul Qur’an berasal dari dua kata, yaitu nuzul yang berarti “turun” dan Al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam.
BACA JUGA:Ustaz Adi Hidayat dan Abdul Somad Ungkap Amalan Kecil Berpahala Besar Saat Puasa
Dengan demikian, Nuzulul Qur’an berarti peristiwa turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantara Malaikat Jibril.
Peristiwa ini menjadi awal dari penyampaian ajaran Islam kepada umat manusia.
Turunnya Wahyu Pertama
Wahyu pertama diturunkan kepada Muhammad ketika beliau sedang beribadah di Gua Hira yang berada di Jabal Nur, dekat kota Makkah.
Saat itu, Malaikat Jibril datang membawa wahyu pertama berupa lima ayat dari Surah Al-Alaq.
BACA JUGA:Ustaz Adi Hidayat Sebut 7 Kesalahan Puasa yang Sering Dilakukan Tanpa Disadari
Ayat tersebut berbunyi:
“Iqra’ bismi rabbikalladzi khalaq…” yang berarti “Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan.”
Turunnya wahyu ini menandai dimulainya kenabian Nabi Muhammad SAW sekaligus menjadi titik awal penyebaran Islam.
Proses Turunnya Al-Qur’an
Al-Qur’an tidak diturunkan sekaligus dalam satu waktu, melainkan secara bertahap selama sekitar 23 tahun.
Proses ini terbagi menjadi dua periode utama, yaitu:
1. Periode Makkah
Sumber: