Gus Ipul Sowan ke Tebuireng hingga Denanyar, Bahas Muktamar NU 2026

Gus Ipul Sowan ke Tebuireng hingga Denanyar, Bahas Muktamar NU 2026

Gus Ipul Sowan ke Tebuireng hingga Denanyar, Bahas Muktamar NU 2026--

LAMPUNG.DISWAY.ID - JOMBANG — Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf, melanjutkan agenda silaturahmi Idulfitri dengan mengunjungi sejumlah pesantren bersejarah di Jombang pada hari keempat Lebaran, Rabu (25/3/2026).

Tiga pesantren yang menjadi tujuan kunjungan tersebut yakni Pesantren Tebuireng, Pesantren Tambakberas, dan Pesantren Denanyar—yang dikenal sebagai bagian penting dari sejarah berdirinya Nahdlatul Ulama.

Selain mempererat hubungan dengan para kiai dan masyayikh, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk menyampaikan rencana pelaksanaan Muktamar NU yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang, serta Munas/Konbes pada April 2026.

BACA JUGA:BMKG Warning! Jawa Barat & Lampung Dilanda Cuaca Ekstrem, Ini Daerah Rawan

“Silaturahmi ini merupakan ikhtiar untuk menjaga hubungan dengan para ulama, sekaligus memohon doa restu agar seluruh agenda organisasi berjalan lancar dan membawa maslahat,” ujar Gus Ipul.

Rangkaian kunjungan diawali dengan sowan ke kediaman Abdul Hakim Mahfudz di kompleks Ndalem Kesepuhan Tebuireng. Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul juga melaksanakan salat Magrib berjemaah di masjid utama pesantren yang didirikan oleh Hasyim Asy'ari.

Ia menegaskan bahwa Tebuireng memiliki nilai historis tinggi dalam perjalanan NU maupun bangsa Indonesia. Menurutnya, suasana pesantren yang tetap menjaga keaslian warisan pendiri menjadi pengingat penting akan perjuangan ulama terdahulu.

“Nilai keteladanan dan perjuangan para pendiri masih terasa kuat di sini. Ini menjadi pengingat penting untuk terus melanjutkan perjuangan mereka,” ungkapnya.

BACA JUGA:Resmi! Pemerintah Batasi Akses Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai Maret 2026, Ini Aturannya

Di Tebuireng, Gus Ipul juga bertemu dengan Abdul Ghaffar Rozin yang turut bersilaturahmi.

Selanjutnya, rombongan melanjutkan perjalanan ke Tambakberas untuk bertemu sejumlah kiai, di antaranya KH Hasib Wahab, KH Achmad Hasan, dan KH Abdurrozak Sholeh. Kunjungan kemudian ditutup di Denanyar dengan bersilaturahmi bersama Abdussalam Shohib.

Agenda tersebut diakhiri dengan ziarah ke makam Bisri Syansuri, salah satu tokoh penting NU, yang berada di kompleks pemakaman pesantren Denanyar. Di lokasi yang sama juga dimakamkan KH Ahmad Yusuf Cholil, ayah Gus Ipul, serta KH Muhammad Iskandar, ayah dari Muhaimin Iskandar.

Menurut Gus Ipul, silaturahmi dan ziarah ke pesantren pendiri NU bukan sekadar tradisi Lebaran, tetapi juga bagian dari upaya menjaga sanad keilmuan dan memperkuat persatuan dalam tubuh organisasi.

“Pesantren-pesantren ini adalah sumber keteladanan. Dari sinilah kita belajar tentang keikhlasan, pengabdian, dan tanggung jawab untuk menjaga NU agar terus memberi manfaat bagi umat,” pungkasnya.

Sumber: