Diam-Diam Jadi Rebutan! Ini Jurusan Kuliah Sepi Peminat Tapi Peluang Lolosnya Tinggi

Diam-Diam Jadi Rebutan! Ini Jurusan Kuliah Sepi Peminat Tapi Peluang Lolosnya Tinggi

Diam-Diam Jadi Rebutan! Ini Jurusan Kuliah Sepi Peminat Tapi Peluang Lolosnya Tinggi--

LAMPUNG.DISWAY.ID - Persaingan masuk perguruan tinggi negeri (PTN) semakin ketat setiap tahunnya. Banyak calon mahasiswa berlomba-lomba memilih jurusan “favorit” seperti kedokteran, hukum, atau manajemen. Namun di balik itu, muncul tren baru yang cukup mengejutkan: jurusan sepi peminat justru mulai diburu.

Fenomena ini ramai diperbincangkan di kalangan pelajar karena dianggap sebagai strategi cerdas untuk meningkatkan peluang lolos ke kampus impian.

Lalu, kenapa jurusan yang dulu dianggap kurang diminati sekarang justru jadi incaran?

BACA JUGA:BEM Unila Resmi Dilantik, Wali Kota Eva Dwiana Ajak Mahasiswa Jadi Mitra Strategis Pembangunan Lampung

Kenapa Jurusan Sepi Peminat Jadi Rebutan?

1. Peluang Lolos Lebih Besar

Faktor utama tentu saja adalah persaingan yang lebih rendah. Jika jurusan favorit bisa memiliki ribuan pendaftar untuk puluhan kursi, jurusan sepi peminat biasanya memiliki rasio yang jauh lebih “longgar”.

Artinya:

  • Peluang diterima lebih tinggi
  • Tekanan kompetisi lebih rendah

2. Strategi Masuk Kampus Favorit

Banyak siswa kini berpikir strategis:

“Yang penting masuk dulu ke kampus impian, jurusan bisa dipertimbangkan kemudian.”

BACA JUGA:Mahasiswi Teknokrat Lampung Tembus Dokumenter FIFA, Kisah Siti Novita Sari Jadi Inspirasi Dunia Sepak Bola Wan

Beberapa bahkan berencana:

  • Pindah jurusan (jika memungkinkan)
  • Tetap di jurusan tapi mengembangkan skill tambahan

3. Informasi Makin Terbuka

Dengan banyaknya data daya tampung dan jumlah peminat, siswa kini lebih mudah menganalisis peluang.

Mereka bisa melihat:

  • Rasio keketatan
  • Jumlah peminat tahun sebelumnya
  • Peluang lolos secara realistis

BACA JUGA:WFA ASN Bandar Lampung Mulai 10 April 2026, Ini Daftar Pegawai yang Boleh dan Wajib WFO

4. Perubahan Pola Pikir Generasi Muda

Generasi sekarang mulai sadar bahwa:

  • Sukses tidak selalu ditentukan jurusan
  • Skill dan pengalaman lebih penting

Sumber: