Aktif Berorganisasi Saat Kuliah, Alumni Teknokrat Ini Kini Berkarier sebagai Site Supervisor
Alumni Teknik Sipil Universitas Teknokrat Indonesia sukses berkarier sebagai Site Supervisor berkat pengalaman organisasi dan akademik.--
LAMPUNG.DISWAY.ID - Universitas Teknokrat Indonesia kembali menunjukkan kontribusinya dalam mencetak lulusan yang mampu bersaing di dunia profesional. Salah satu alumninya, Muhammad Adrian Maulana, berhasil meniti karier di bidang konstruksi dan kini bekerja sebagai Site Supervisor di PT Dwi Saka Tunas Mitra.
Pria asal Kalianda, Lampung Selatan tersebut merupakan lulusan Program Studi Teknik Sipil tahun 2023. Kesuksesan Adrian dinilai tidak hanya berasal dari kemampuan akademik, tetapi juga pengalaman aktifnya di berbagai organisasi mahasiswa selama menempuh pendidikan di kampus.
Selama menjalani masa kuliah pada periode 2018 hingga 2023, Adrian dikenal aktif dalam kegiatan organisasi. Ia pernah mengemban amanah sebagai Pelaksana Tugas Divisi Koordinator Lapangan Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS), menjabat Kepala Bidang Kominfo Himpunan Mahasiswa Lampung Selatan, hingga terlibat dalam forum nasional dan regional Forum Komunikasi Mahasiswa Teknik Sipil Indonesia (FKMTSI).
Menurut Adrian, lingkungan belajar di Universitas Teknokrat Indonesia memberikan banyak pengalaman yang mendukung kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja. Ia menilai sistem pembelajaran yang diterapkan kampus mampu menggabungkan teori dengan praktik lapangan secara seimbang.
BACA JUGA:BSI dan Muhammadiyah Sinergi Bangun Ekosistem Digital Pendidikan Islam Lewat EduMu
“Pembelajaran yang diberikan dosen sangat aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri. Selain itu, fasilitas laboratorium yang memadai membuat mahasiswa lebih siap ketika terjun langsung ke dunia konstruksi,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pengalaman berorganisasi memiliki peran penting dalam membentuk kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan penyelesaian masalah. Kemampuan tersebut dinilai sangat dibutuhkan dalam dunia kerja, khususnya di sektor konstruksi yang menuntut koordinasi dan tanggung jawab tinggi.
Sementara itu, Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Mahathir Muhammad, turut mengapresiasi pencapaian Adrian. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi contoh positif bagi mahasiswa lainnya agar aktif mengembangkan diri selama masa perkuliahan.
Ia menilai Adrian mampu menunjukkan keseimbangan antara prestasi akademik dan aktivitas organisasi, sehingga memiliki daya saing yang baik setelah lulus.
“Pencapaian ini membuktikan bahwa mahasiswa yang aktif, disiplin, dan memiliki pengalaman organisasi mampu bersaing di dunia kerja. Kami berharap karier Adrian terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi dunia konstruksi,” kata Mahathir.
Keberhasilan Adrian dinilai menjadi salah satu bukti komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas dan siap menghadapi kebutuhan industri modern.
Melalui pendidikan berbasis praktik, penguatan kompetensi, dan pengembangan soft skill mahasiswa, kampus tersebut terus mendorong lahirnya lulusan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia kerja serta mendukung pembangunan nasional.
Sumber: