Makna Puasa Arafah: Keutamaan, Dalil Al-Qur’an dan Hadis yang Jarang Diketahui

Makna Puasa Arafah: Keutamaan, Dalil Al-Qur’an dan Hadis yang Jarang Diketahui

Puasa Arafah memiliki keutamaan besar bagi umat Islam. Simak makna, dalil Al-Qur’an, hadis, dan manfaat spiritualnya di sini.--

LAMPUNG.DISWAY.ID - Puasa Arafah merupakan salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam, khususnya bagi mereka yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Puasa ini dilakukan setiap tanggal 9 Dzulhijjah, sehari sebelum Hari Raya Idul Adha.

Dalam ajaran Islam, Puasa Arafah memiliki makna spiritual yang mendalam. Selain menjadi bentuk ketaatan kepada Allah SWT, puasa ini juga menjadi momentum untuk membersihkan diri, memperbanyak doa, dan mendekatkan hati kepada Sang Pencipta.

Tidak heran jika banyak umat Islam berlomba-lomba menjalankan puasa sunnah ini karena keutamaannya sangat besar sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadis Rasulullah SAW.

BACA JUGA:Niat dan Bacaan Saat Berkurban Sesuai Sunnah, Lengkap dengan Dalil Qur'an dan Hadis

Makna Puasa Arafah dalam Islam

Nama Arafah berasal dari Padang Arafah di Arab Saudi, tempat para jamaah haji melaksanakan wukuf yang menjadi rukun utama ibadah haji.

Bagi umat Islam yang tidak berhaji, Puasa Arafah menjadi salah satu cara untuk ikut merasakan kemuliaan hari tersebut. 

Puasa ini mengandung makna penghambaan, introspeksi diri, serta pengharapan ampunan dari Allah SWT.

Hari Arafah juga dikenal sebagai salah satu hari paling mulia dalam Islam. Pada hari itu, umat Muslim dianjurkan memperbanyak dzikir, doa, istighfar, dan amal saleh.

BACA JUGA:Jarang Diketahui! Ini 7 Amalan Jumat untuk Laki-Laki yang Pahalanya Besar

Dalil Al-Qur’an tentang Kemuliaan Hari Arafah

Meskipun puasa Arafah tidak disebut secara khusus dalam Al-Qur’an, kemuliaan sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah dijelaskan dalam firman Allah SWT:

“Demi fajar, dan malam yang sepuluh.” (QS. Al-Fajr: 1-2)

Mayoritas ulama menafsirkan “malam yang sepuluh” sebagai sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, termasuk Hari Arafah yang jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah.

Selain itu, Allah SWT juga berfirman:

“...Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu...” (QS. Al-Ma’idah: 3)

Sumber: