Perkuat Mutu Lulusan, Prodi Ilmu Keperawatan Universitas Malahayati Libatkan Stakeholder Evaluasi Kurikulum

Rabu 29-07-2026,14:00 WIB
Reporter : Reza
Editor : Reza

LAMPUNG.DISWAY.ID – Program Studi (Prodi) Ilmu Keperawatan Universitas Malahayati terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing lulusannya setelah berhasil meraih akreditasi unggul. 

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bersama berbagai stakeholder untuk menyempurnakan kurikulum dan meningkatkan mutu lulusan.

Kegiatan yang digelar pada Sabtu, 18 Juli 2026, di Ruang Abul Qasim Az-Zahrawi Universitas Malahayati, Bandar Lampung, tersebut diikuti sekitar 65 peserta yang terdiri atas pengguna lulusan, alumni, mahasiswa, pembimbing klinik, perawat dari rumah sakit dan puskesmas se-Provinsi Lampung, serta perwakilan DPW, DPD, dan DPK Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Lampung.

Forum diskusi ini menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan untuk memberikan masukan, kritik, dan saran konstruktif terkait pengembangan kurikulum serta peningkatan kualitas pendidikan keperawatan agar semakin selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan layanan kesehatan.

BACA JUGA:KKL-PMM Universitas Malahayati Berdayakan Warga Fajaresuk Lewat Pelatihan Pengolahan Sampah Organik

Masukan yang dihimpun dari berbagai pihak akan menjadi bahan evaluasi bagi Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Malahayati dalam menyiapkan lulusan yang profesional, kompeten, adaptif, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Selain membahas penyempurnaan kurikulum, FGD juga menjadi bagian dari evaluasi terhadap implementasi visi dan misi program studi, khususnya dalam mencetak lulusan Ners yang memiliki kompetensi unggul dalam memberikan asuhan keperawatan kegawatdaruratan pada tingkat keluarga dan komunitas sesuai standar nasional yang ditargetkan pada 2027.

Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Malahayati, Aryanti Wardiyah, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.Mat., mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas lulusan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak yang menjadi pengguna tenaga keperawatan.

Menurutnya, keterlibatan stakeholder sangat penting karena dapat memberikan gambaran nyata mengenai kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam pengembangan proses pembelajaran.

BACA JUGA:Stop Perundungan! Mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati Ajak Siswa SDN 4 Metro Timur Bangun Empati

"Melalui FGD ini kami berharap para stakeholder dapat menyampaikan berbagai masukan secara terbuka sebagai bahan perbaikan kualitas lulusan keperawatan Universitas Malahayati. Hasil evaluasi ini juga menjadi pijakan untuk mewujudkan visi dan misi program studi sehingga alumni mampu bersaing, baik di tingkat nasional maupun internasional," ujar Aryanti.

Apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut juga disampaikan Ketua DPW PPNI Provinsi Lampung, Dr. (Can) Puji Sartono, S.Kep., S.H., M.K.M. Menurutnya, pelibatan organisasi profesi bersama institusi pelayanan kesehatan merupakan langkah strategis dalam memastikan lulusan keperawatan memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan dunia kerja.

Ia menilai sinergi antara perguruan tinggi, organisasi profesi, dan pengguna lulusan menjadi faktor penting dalam menghasilkan tenaga keperawatan yang berkualitas dan siap menghadapi perkembangan pelayanan kesehatan yang terus berubah.

Sementara itu, salah satu peserta FGD, Ners Hera, yang merupakan perawat dari Pemerintah Daerah Lampung Barat, menilai lulusan Universitas Malahayati telah menunjukkan kemampuan yang baik dalam beradaptasi di lingkungan kerja serta mampu bekerja sama dengan tim pelayanan kesehatan.

BACA JUGA:Persiapan Maksimal Hadapi UKOM Nasional, Mahasiswa Profesi Ners Universitas Malahayati Ikuti Bimbel Intensif

Kategori :