Ada beberapa hal yang dapat membatalkan i’tikaf, di antaranya:
- Keluar dari masjid tanpa alasan yang dibenarkan
- Melakukan hubungan suami istri
- Hilangnya niat beritikaf
- Murtad
BACA JUGA:Shalat Apa Saja yang Bisa Dijamak? Panduan Lengkap Jamak Taqdim dan Takhir Sesuai Sunnah
Karena itu, orang yang beritikaf harus menjaga niat serta kesungguhan dalam menjalankan ibadah.
Hikmah I’tikaf
I’tikaf memiliki banyak hikmah bagi kehidupan seorang muslim.
Salah satunya adalah memberikan kesempatan untuk menenangkan hati dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT.
Di tengah kesibukan kehidupan modern, i’tikaf menjadi waktu yang tepat untuk menjauh dari berbagai gangguan dunia dan fokus pada ibadah.
Selain itu, i’tikaf juga melatih kesabaran, kedisiplinan, serta meningkatkan kesadaran spiritual.
I’tikaf merupakan ibadah sunnah yang memiliki keutamaan besar dalam Islam, terutama ketika dilakukan pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.
Melalui i’tikaf, umat Islam dapat memperbanyak ibadah, mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta berpeluang meraih keberkahan malam Lailatul Qadar.
Karena itu, i’tikaf menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan bagi umat Islam yang ingin meningkatkan kualitas ibadah dan keimanan di bulan suci Ramadan.