Meski memungkinkan, ada beberapa tantangan yang harus diperhatikan:
1. Ukuran Tanaman Besar
Anggur membutuhkan ruang luas dan penyangga yang kuat.
BACA JUGA:Rahasia Tetap Produktif Walau WFH, Anti Mager dan Tidak Menunda
2. Butuh Waktu Lama Berbuah
Berbeda dengan sayuran, anggur bisa memerlukan waktu 1–2 tahun untuk mulai berbuah.
3. Kebutuhan Nutrisi Kompleks
Nutrisi harus seimbang, terutama unsur makro seperti nitrogen, fosfor, dan kalium.
4. Biaya Awal Lebih Tinggi
Investasi awal untuk sistem, wadah besar, dan rangka rambatan cukup tinggi.
Cara Menanam Anggur Secara Hidroponik (Langkah Demi Langkah)
Berikut panduan praktis untuk memulai:
BACA JUGA:Apa Itu Hidroponik? Cara Bertani Modern Tanpa Tanah yang Lagi Viral
1. Pilih Varietas Anggur
Pilih jenis anggur yang cocok untuk iklim tropis, seperti:
- Anggur lokal
- Anggur impor yang adaptif (misalnya jenis table grape)
2. Siapkan Media Tanam
Gunakan media seperti:
- Cocopeat
- Perlite
- Rockwool
Media ini berfungsi menopang akar, bukan sebagai sumber nutrisi.
3. Gunakan Sistem Drip (Tetes)
Sistem ini paling cocok karena:
- Dapat mengontrol air dan nutrisi
- Cocok untuk tanaman besar
- Mengurangi risiko overwatering
BACA JUGA:Cara Membuat Wadah Hidroponik Sederhana dari Botol Bekas, Murah dan Anti Gagal
4. Siapkan Larutan Nutrisi
Gunakan nutrisi hidroponik khusus buah dengan kandungan:
- Nitrogen (N)
- Fosfor (P)
- Kalium (K)
- Kalsium dan magnesium
- pH ideal: 5,5 – 6,5
5. Sediakan Penopang (Trellis)
Tanaman anggur harus dirambatkan agar tumbuh optimal dan mudah berbuah.
6. Lakukan Pemangkasan Rutin
Pemangkasan penting untuk:
- Mengatur bentuk tanaman
- Merangsang pembuahan
- Meningkatkan sirkulasi udara