Pemerintah sendiri telah mencanangkan untuk membangun 1.000 kampung nelayan hingga 2026. Sebagai bagian dari bank pemerintah, BSI bangga bisa berkontribusi bagi pembangunan ekonomi desa.
Bagi warga Warloka, program ini bukan sekadar bantuan—melainkan titik balik. Dengan dukungan yang tepat, mereka berharap melihat masa depan yang berbeda: anak-anak bisa sekolah lebih baik, pendapatan lebih stabil, dan ekonomi desa tidak lagi tertinggal.
Kampung Nelayan Desa BSI Warloka merupakan desa binaan ke 21 dari 23 yang dibangun BSI sejak merger. Khusus untuk Warloka, BSI memberikan 19 perahu kepada sekitar 143 kepala keluarga.
Warloka sendiri dihuni sekitar 300 kepala keluarga dengan sekitar seribu jiwa. Mendukung konsep sustainability, perahu nelayan dilengkapi solar panel untuk penerangan.
Demikian juga dengan cold storage di mana mesin pendingin juga dioperasikan menggunakan tenaga listrik dari solar panel.
Ke depan, dalam 2–3 tahun, Kampung Nelayan Warloka ditargetkan mampu mandiri sebagai desa produktif.
Bagi warga, itu berarti satu hal sederhana namun penting: hidup yang lebih pasti, dari laut yang selama ini mereka jaga.