LAMPUNG.DISWAY.ID - Fenomena mistis yang dikenal sebagai pasar setan di Gunung Lawu terus menjadi perbincangan hangat, terutama di kalangan pendaki. Gunung yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur ini memang dikenal memiliki aura mistis yang kuat, bahkan sejak zaman kerajaan kuno.
Salah satu cerita yang paling sering terdengar adalah keberadaan “pasar gaib” yang konon muncul di waktu-waktu tertentu.
Sejumlah pendaki mengaku pernah mengalami kejadian ganjil saat berada di jalur pendakian, khususnya ketika malam hari atau saat kondisi kabut tebal menyelimuti area gunung.
Mereka mendengar suara ramai layaknya aktivitas pasar—lengkap dengan suara orang berbicara, tawar-menawar, hingga langkah kaki—padahal secara kasat mata tidak ada siapa pun di sekitar lokasi.
BACA JUGA:Misteri Kota Saranjana: Asal Usul, Mitos, dan Kisah Nyata yang Bikin Merinding!
Kesaksian Pendaki: Suara Tanpa Wujud
Beberapa pendaki yang pernah mengalami fenomena ini mengaku awalnya mengira suara tersebut berasal dari rombongan lain. Namun, setelah dicari sumbernya, suara itu justru semakin menjauh atau bahkan menghilang secara tiba-tiba. Tak sedikit pula yang mengaku merasakan suasana mencekam, seolah-olah sedang diawasi oleh sesuatu yang tak terlihat.
Cerita lain menyebutkan bahwa ada pendaki yang “terjebak” dalam suasana pasar tersebut. Mereka melihat keramaian seperti pasar tradisional, namun dengan wajah-wajah yang tidak jelas. Ketika tersadar, suasana itu lenyap begitu saja, meninggalkan rasa bingung dan ketakutan.
Lokasi yang Sering Dikaitkan
Beberapa titik di Gunung Lawu sering dikaitkan dengan kemunculan pasar setan, terutama jalur pendakian yang sepi dan jarang dilalui. Kawasan hutan lebat dan area terbuka berkabut menjadi latar utama cerita ini. Meski belum ada bukti konkret, konsistensi cerita dari berbagai sumber membuat mitos ini semakin dipercaya.
BACA JUGA:Sejarah Laptop Pertama di Dunia: Cikal Bakal Teknologi Portabel yang Mengubah Dunia
Asal-Usul Kepercayaan
Mitos pasar setan di Gunung Lawu tidak bisa dilepaskan dari sejarah panjang gunung tersebut yang dianggap sakral. Dalam kepercayaan masyarakat setempat, Gunung Lawu diyakini sebagai tempat bersemayamnya makhluk halus dan roh leluhur.
Aktivitas pasar gaib dianggap sebagai bagian dari kehidupan makhluk tak kasat mata yang hidup berdampingan dengan manusia.
Tradisi lisan yang diwariskan turun-temurun juga memperkuat cerita ini. Bahkan, sebagian pendaki lokal percaya bahwa mendengar suara pasar setan adalah pertanda agar segera menjauh atau tidak melanjutkan perjalanan.
Penjelasan Ilmiah: Antara Ilusi dan Kondisi Alam
Di balik kisah mistis tersebut, sejumlah ahli mencoba memberikan penjelasan rasional. Salah satu kemungkinan adalah fenomena auditory hallucination atau halusinasi pendengaran yang dapat terjadi akibat kelelahan, dehidrasi, atau tekanan psikologis saat mendaki.
BACA JUGA:Deretan Nama Badai Paling Aneh di Dunia: Unik, Lucu, Tapi Mematikan!
Selain itu, kondisi alam seperti angin yang berhembus melalui pepohonan, gema suara dari kejauhan, serta perubahan tekanan udara bisa menciptakan ilusi suara yang menyerupai keramaian. Otak manusia kemudian “menafsirkan” suara tersebut sebagai sesuatu yang familiar, seperti pasar.