Kinerja Solid, BSI Perkuat Fundamental ESG

Jumat 15-05-2026,09:00 WIB
Reporter : Reza
Editor : Reza

LAMPUNG.DISWAY.ID - Jakarta - Bank Syariah Indonesia semakin diminati masyarakat. Terbukti hingga Maret 2026 kepercayaan nasabah PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk mencapai 23,7 juta mengalami peningkatan signifikan 9,26 juta nasabah pasca merger. 

Melesatnya jumlah basis nasabah dikarenakan peran BSI yang memiliki Dual License sebagai bank syariah dan Bank Emas/Bullion bank. 

Sejak tahun 2025 untuk pertama kalinya BSI mampu menumbuhkan jumlah customer diatas dua juta dalam setahun. 

Meningkatnya customer based secara tidak langsung mengakselerasi peningkatan bisnis Perseroan.

BACA JUGA:Support Kelancaran Puncak Haji, BSI Kirim 600 Kursi Roda ke Tanah Suci

Hingga Maret 2026, Kinerja Bank Syariah Indonesia semakin solid. Terbukti hampir seluruh indikator tumbuh positif. 

Kinerja positif pada periode ini ditopang dari Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp376,80 Triliun yang didominasi dana murah yakni Tabungan sebesar Rp164,50 Triliun. 

Selain itu fungsi intermediasi yang seimbang antara DPK dan Pembiayaan mampu mendorong laba BSI mencapai Rp2,20 Triliun naik 22,98% (YOY).

Profit laba yang tumbuh juga didukung atas konsistensi Perseroan meningkatkan kinerja pembiayaan Rp329 triliun dengan fokus pembiayaan Konsumer. 

BACA JUGA:BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Meski tumbuh signifikan, secara kualitas pembiayaan yang disalurkan cukup sehat dengan indikasi Non-Performing Financing (NPF) gross 1,8% membaik dari 1,88% periode sebelumnya. 

Selain itu, hingga Maret 2026, pembiayaan berkelanjutan mencapai Rp75,3 Triliun atau 22,9% dari total pembiayaan BSI yang terdiri dari pembiayaan hijau Rp16 Triliun dan pembiayaan sosial dan UMKM Rp59,1 Triliun.

Selain itu, BSI juga menghimpun Sustainable Funding dengan menerbitkan Sustainability Sukuk dengan total sebesar Rp8 Triliun. 

Selanjutnya peran BSI sebagai Sahabat Sosial diwujudkan melalui penyaluran implementasi program sosial sebesar Rp320,8 miliar meliputi 5 pilar program yaitu Ekonomi, Pendidikan, Dakwah, Kesehatan, dan Kemanusiaan dengan total penerima manfaat lebih dari 250.000. 

BACA JUGA:BSI dan BAZNAS Hadirkan Layanan Digital DAM Haji dan Kurban, Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah Nasional

Kategori :