Dorong Pertumbuhan Ekonomi Regional, Kadin Lampung–Jateng Resmi Jalin Kerja Sama

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Regional, Kadin Lampung–Jateng Resmi Jalin Kerja Sama

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Regional, Kadin Lampung–Jateng Resmi Jalin Kerja Sama--

LAMPUNG.DISWAY.ID - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Lampung dan Jawa Tengah resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam acara penandatanganan kerja sama antarprovinsi di Mahan Agung, Bandar Lampung, Selasa malam (6/1). Hadir dalam kegiatan ini Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan juga Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

MoU tersebut menjadi sinyal kuat bagi dunia usaha untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi regional melalui kolaborasi konkret. Ketua Umum Kadin Jawa Tengah, Harry Nuryanto Soediro, menyatakan bahwa MoU tersebut bukan sekadar dokumen, melainkan peta jalan bisnis bagi pelaku usaha di kedua provinsi.

“Kerja sama antar-Kadin ini akan mempercepat lahirnya ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan. Kami siap menjadi jembatan utama bagi UMKM Jateng untuk menjangkau pasar Lampung, sekaligus membuka akses investasi dan teknologi dari Lampung ke Jateng,” ujarnya usai acara.

Sementara Ketua Umum Kadin Lampung Muhammad Kadafi optimis atas kerjasama yang dilakukan kedua provinsi, kerja sama tersebut akan menjalin konektivitas antardaerah yang berdampak positif pada peningkatan sektor perdagangan sehingga mampu menumbuhkembangkan ekonomi di masing-masing wilayah.

"Kerjasama ini juga akan merangsang sektor investasi. Kalau kita mempunyai kerja sama yang baik, maka akan mendukung terkait dengan pertumbuhan ekonomi baru," Pungkas Kadafi.

Penandatanganan MoU ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi antardaerah guna mendorong pemerataan ekonomi nasional.

Kolaborasi antara Kadin Lampung dan Kadin Jawa Tengah diharapkan mampu menciptakan ekosistem usaha yang saling terhubung, khususnya pada sektor unggulan seperti perdagangan, industri pengolahan, pariwisata, dan pengembangan UMKM. Ke depan, kerja sama ini akan ditindaklanjuti melalui program bisnis bersama, business matching, serta pertukaran informasi peluang investasi yang melibatkan pelaku usaha dari kedua provinsi.

Sumber: