Stok Pangan Bandar Lampung Dipastikan Aman Selama Ramadan, Pasokan Daerah Penyangga Lancar
Stok Pangan Bandar Lampung Dipastikan Aman Selama Ramadan, Pasokan Daerah Penyangga Lancar--
LAMPUNG.DISWAY.ID - Dinas Pangan Kota Bandar Lampung memastikan ketersediaan bahan pangan di Bandar Lampung tetap terjaga dan mencukupi selama bulan Ramadan. Stabilitas ini didukung oleh arus distribusi komoditas yang lancar dari berbagai daerah penyangga di sekitar kota.
Kepala dinas, Ichwan Adji Wibowo melalui Sekretaris Dinas, Ni Made Ayu Kumala Dewi, menjelaskan bahwa sebagai kota pusat konsumsi, Bandar Lampung memang bergantung pada suplai dari wilayah sekitar. Namun hingga kini, koordinasi dan sistem distribusi dinilai berjalan efektif tanpa hambatan berarti.
Pasokan sayur-mayur secara rutin dikirim dari Metro, Lampung Selatan, dan Pesawaran. Sementara kebutuhan beras dipenuhi dari daerah sentra produksi seperti Pringsewu dan Lampung Tengah.
Menurutnya, perbedaan kalender tanam antarwilayah justru menjadi faktor penguat stabilitas stok. Pola panen yang tidak bersamaan membuat pasokan terus bergilir sehingga kekosongan komoditas di pasar dapat dihindari.
Hasil pemantauan juga menunjukkan aktivitas distribusi di sejumlah pusat perdagangan utama tetap berjalan intensif. Pasar Induk Pasir Gintung dan Pasar Karang Anyar beroperasi hampir tanpa henti untuk memasok kebutuhan pedagang di pasar-pasar yang lebih kecil.
Untuk komoditas tertentu yang didatangkan dari Pulau Jawa—seperti cabai rawit gunung, cabai merah keriting, dan bawang merah—masyarakat diminta tidak khawatir terhadap potensi gejolak harga. Pemerintah daerah menyiapkan alternatif dari produksi lokal guna menjaga ketersediaan barang.
Sebagai langkah pengendalian harga, pemerintah kota bersama dinas terkait telah menjadwalkan operasi pasar di seluruh kecamatan. Program ini akan digelar dalam beberapa tahap, disertai kegiatan gerakan pangan murah dan bazar yang melibatkan Kelompok Wanita Tani serta dukungan dari Bank Indonesia.
Melalui operasi pasar dan bazar tersebut, pemerintah berharap masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah, tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau selama Ramadan.
Sumber: