239 SD dan 138 SMP di Bandar Lampung Siap Ikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA)
239 SD dan 138 SMP di Bandar Lampung Siap Ikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA)--
LAMPUNG.DISWAY.ID - Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung mencatat ratusan sekolah telah menyatakan kesiapan untuk mengikuti pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi jenjang SD dan SMP.
Data dari Tim Teknis TKA Dinas Pendidikan menunjukkan bahwa pelaksanaan tes tersebut mendapat sambutan positif dari berbagai satuan pendidikan di Kota Tapis Berseri.
Koordinator Tim Teknis TKA yang juga staf kurikulum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, Nurkayat, mengatakan antusiasme sekolah terlihat dari jumlah peserta yang terdaftar.
Menurutnya, ratusan sekolah negeri maupun swasta telah menyatakan siap mengikuti pelaksanaan tes tersebut.
BACA JUGA:Upaya Atasi Banjir, Pemkot Bandar Lampung Keruk Sungai dan Tertibkan Bangunan Bantaran
“Respons sekolah terhadap TKA sangat baik dan cukup antusias. Berdasarkan data yang kami miliki, terdapat 239 SD negeri dan swasta serta 138 SMP negeri dan swasta yang aktif dan siap mengikuti TKA,” kata Nurkayat.
Berdasarkan data tim teknis, pada jenjang sekolah dasar terdapat 239 satuan pendidikan yang akan mengikuti TKA. Dari jumlah tersebut, 166 sekolah merupakan SD negeri dan 73 lainnya adalah sekolah swasta.
Total peserta pada jenjang SD mencapai 14.416 siswa, terdiri dari 7.315 siswa laki-laki dan 7.101 siswa perempuan.
Sementara itu pada jenjang SMP tercatat sebanyak 138 sekolah yang akan mengikuti TKA, dengan rincian 45 sekolah negeri dan 93 sekolah swasta.
BACA JUGA:Persidangan PT LEB di Tipikor Tanjung Karang, Saksi Sebut Perusahaan Punya Legalitas Lengkap
Jumlah peserta pada jenjang SMP mencapai 14.811 siswa, terdiri dari 7.501 siswa laki-laki dan 7.310 siswa perempuan.
Selain dari sekolah formal, pelaksanaan TKA juga diikuti oleh peserta dari pendidikan kesetaraan.
Untuk Paket A tercatat diikuti oleh 27 lembaga dengan jumlah peserta sebanyak 371 orang. Sedangkan Paket B diikuti oleh 30 lembaga dengan total peserta mencapai 488 orang.
Meski demikian, Nurkayat menyebutkan ada satu SMP swasta yang akhirnya tidak mengikuti pelaksanaan TKA.
Sumber: