Gus Ipul Ucapkan Selamat Lebaran ke Sekum Muhammadiyah, Soroti Makna Perbedaan Idulfitri 2026
Gus Ipul Ucapkan Selamat Lebaran ke Sekum Muhammadiyah, Soroti Makna Perbedaan Idulfitri 2026--
LAMPUNG.DISWAY.ID - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Saifullah Yusuf, menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada umat Islam yang merayakan lebih awal pada Jumat, 20 Maret 2026.
Ucapan tersebut secara khusus ditujukan kepada Sekretaris Umum Muhammadiyah, Mukti Abdul Mughni, beserta seluruh warga Muhammadiyah.
“Selamat Idulfitri Prof Mukti dan seluruh jamaah Muhammadiyah serta umat Islam yang merayakan hari raya pada Jumat,” ujar Gus Ipul.
Menurutnya, perbedaan penetapan 1 Syawal merupakan bagian dari rahmat yang harus disikapi dengan bijak, penuh ketulusan, serta semangat persaudaraan. Ia menilai, perbedaan tersebut justru menjadi peluang untuk memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
BACA JUGA:Arus Mudik Memuncak: 10 Ribu Kendaraan Serbu Penyeberangan Bakauheni
Gus Ipul menekankan pentingnya menjaga tradisi saling menghormati yang telah menjadi bagian dari budaya bangsa. Ia berharap momentum Idulfitri dapat dimanfaatkan untuk mempererat kerukunan dan solidaritas.
“Perbedaan ini adalah rahmat. Mari kita jaga persaudaraan, rawat persatuan, dan berharap keberkahan Idulfitri semakin memperkuat kebersamaan,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa perbedaan dalam menentukan hari raya bukanlah alasan untuk memicu perpecahan, melainkan sebuah keniscayaan yang harus diterima dengan lapang dada.
“Di tengah perbedaan, justru di situlah makna kebersamaan menjadi semakin kuat,” tambahnya.
BACA JUGA:Lonjakan Mudik 2026! 280 Ribu Orang Sudah Menyeberang ke Jawa via Bakauheni
Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul turut mengajak umat Islam untuk memperluas makna Idulfitri dengan meningkatkan kepedulian terhadap kondisi global, khususnya konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah. Ia berharap situasi tersebut segera membaik demi menghindari dampak kemanusiaan yang lebih luas.
“Semoga konflik segera mereda. Kita semua perlu mendoakan dan mendorong terciptanya perdamaian,” ujarnya.
Ia menutup dengan mengingatkan pentingnya memperkuat nilai persaudaraan, baik dalam ukhuwah Islamiyah, ukhuwah kemanusiaan, maupun ukhuwah kebangsaan.
Sebagai informasi, Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Sementara pemerintah bersama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menetapkan Idulfitri pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Sumber: