BACA JUGA:Kulit Kina Ternyata Punya Banyak Khasiat, Ini Kandungan Aktif dan Manfaatnya untuk Tubuh
2. Berpotensi Membantu Menurunkan Gula Darah
Sejumlah penelitian praklinis menunjukkan ekstrak Tapak Dara memiliki potensi membantu mengontrol kadar gula darah.
Diduga, senyawa aktif di dalamnya dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu metabolisme glukosa.
Meski menjanjikan, penelitian pada manusia masih terus berkembang sehingga belum dapat dijadikan pengganti terapi diabetes.
3. Memiliki Aktivitas Antioksidan
Flavonoid dan senyawa fenolik yang terkandung dalam Tapak Dara memiliki sifat antioksidan.
Antioksidan membantu menangkal radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh dan berkontribusi terhadap penuaan dini maupun berbagai penyakit degeneratif.
BACA JUGA:Mengenal Akar Marshmallow, Herbal Kaya Kandungan Aktif dengan Banyak Khasiat
4. Bersifat Antiinflamasi
Beberapa penelitian laboratorium menemukan bahwa ekstrak Tapak Dara memiliki efek antiinflamasi.
Sifat ini berpotensi membantu mengurangi proses peradangan, meskipun efektivitasnya pada manusia masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.
5. Berpotensi sebagai Antibakteri
Ekstrak daun maupun bunga Tapak Dara diketahui mampu menghambat pertumbuhan beberapa jenis bakteri dalam penelitian laboratorium.
Karena itu, tanaman ini mulai banyak diteliti sebagai sumber antibakteri alami.
BACA JUGA:Kenali Khasiat Akar Bangle, Herbal Alami yang Dipercaya Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
6. Memiliki Aktivitas Antijamur
Selain antibakteri, Tapak Dara juga menunjukkan aktivitas terhadap beberapa jenis jamur penyebab infeksi kulit dalam uji laboratorium.
Potensi ini membuka peluang pengembangan obat herbal di masa depan.
7. Membantu Melindungi Sel Tubuh
Antioksidan dalam Tapak Dara membantu melindungi sel dari kerusakan akibat stres oksidatif.
Perlindungan sel yang optimal dapat mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.