BACA JUGA:Khasiat Kulit Manggis untuk Kesehatan, Kaya Antioksidan dan Disebut Ampuh Lawan Berbagai Penyakit
Menurut Kementerian Kesehatan RI, seseorang dapat dicurigai mengalami ALS apabila terjadi kehilangan fungsi motorik secara bertahap atau progresif tanpa gangguan sensoris yang menjelaskan kondisi tersebut.
Pasien yang dicurigai mengalami ALS dapat dirujuk kepada dokter spesialis saraf.
Apakah ALS Bisa Disembuhkan?
Sampai saat ini belum tersedia terapi yang dapat menyembuhkan ALS secara total. Namun, berbagai pendekatan medis dapat digunakan untuk membantu memperlambat perkembangan penyakit tertentu, mengendalikan gejala, mempertahankan fungsi tubuh dan meningkatkan kualitas hidup.
Penanganan ALS dapat melibatkan dokter spesialis saraf bersama tenaga kesehatan lain, termasuk fisioterapis, terapis okupasi, terapis wicara, ahli gizi dan tenaga kesehatan lainnya.
Masalah menelan dan pernapasan juga perlu mendapatkan perhatian karena kelemahan otot dapat semakin memengaruhi fungsi tersebut seiring perkembangan penyakit.
BACA JUGA:Manfaat Daun Pepaya untuk Kesehatan: Rahasia Alami Tingkatkan Imunitas hingga Lawan Penyakit
Kapan Harus Memeriksakan Diri?
Kelemahan otot tidak selalu berarti ALS karena banyak kondisi lain yang dapat menimbulkan gejala serupa.
Namun, seseorang sebaiknya berkonsultasi dengan dokter apabila mengalami kelemahan otot yang berlangsung terus-menerus atau semakin memburuk, sering mengalami kram dan kedutan otot disertai kelemahan, perubahan kemampuan berjalan atau menggunakan tangan, serta gangguan bicara atau menelan.
Kementerian Kesehatan RI menyarankan pemeriksaan medis apabila terjadi perubahan pada otot lengan atau tungkai, kram otot, kelemahan tubuh, maupun perubahan cara bicara dan berjalan.
Amyotrophic Lateral Sclerosis atau ALS merupakan penyakit neurodegeneratif progresif yang menyerang motor neuron di otak dan sumsum tulang belakang.
Kerusakan sel saraf tersebut menyebabkan kelemahan otot yang semakin berkembang dan pada tahap lanjut dapat memengaruhi kemampuan bergerak, berbicara, menelan hingga bernapas.
BACA JUGA:Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan: Superfood Murah yang Jarang Diketahui, Bisa Cegah Penyakit Ini!
Penyebab sebagian besar kasus ALS masih belum diketahui. Faktor genetik berperan pada sebagian kecil kasus, sementara berbagai faktor lingkungan dan gaya hidup masih terus diteliti.
Karena gejala awal ALS dapat menyerupai sejumlah penyakit lain, diagnosis perlu dilakukan melalui pemeriksaan medis, terutama oleh dokter spesialis saraf.
Mengenali gejala lebih awal penting agar pasien dapat memperoleh evaluasi dan dukungan medis yang sesuai.