Bulan Ramadan secara keseluruhan adalah waktu mustajab untuk berdoa, termasuk di 10 hari pertamanya. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa dan istighfar.
Amalan yang Dianjurkan di 10 Hari Pertama Puasa
Agar bisa meraih rahmat secara maksimal, berikut beberapa amalan yang dianjurkan:
Memperbanyak Tilawah Al-Qur’an
Ramadan dikenal sebagai bulan turunnya Al-Qur’an. Membaca dan mentadabburi ayat-ayatnya menjadi amalan utama.
Shalat Tarawih
Shalat malam di bulan Ramadan memiliki keutamaan besar. Selain mendekatkan diri kepada Allah, juga menghapus dosa-dosa kecil yang telah lalu.
BACA JUGA:Tips Olahraga Ringan Usai Sahur agar Tidak Lemas Saat Puasa
Sedekah dan Berbagi
Rasulullah dikenal sebagai sosok yang paling dermawan, terlebih saat Ramadan.
Menjaga Lisan dan Perilaku
Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari ucapan dan perbuatan yang sia-sia.
Mengapa 10 Hari Pertama Penting?
Banyak ulama menjelaskan bahwa kualitas ibadah di awal Ramadan akan memengaruhi semangat di hari-hari berikutnya. Jika seseorang mampu memulai dengan kuat dan konsisten, maka peluang mempertahankan kualitas ibadah hingga akhir bulan akan lebih besar.
Ramadan bukan hanya tentang ritual, tetapi tentang transformasi diri. 10 hari pertama adalah fondasi spiritual yang menentukan keberhasilan ibadah selama sebulan penuh.
10 hari pertama puasa Ramadan merupakan fase rahmat yang sangat berharga. Di waktu inilah pintu kasih sayang Allah terbuka lebar, pahala dilipatgandakan, dan kesempatan memperbaiki diri tersedia tanpa batas.
Umat Islam dianjurkan untuk tidak menyia-nyiakan momentum ini dengan memperbanyak ibadah, doa, serta amal kebajikan. Dengan memulai Ramadan secara optimal, diharapkan perjalanan spiritual selama sebulan penuh menjadi lebih bermakna dan membawa perubahan positif dalam kehidupan.