Tips Olahraga Ringan Usai Sahur agar Tidak Lemas Saat Puasa
Tips Olahraga Ringan Usai Sahur agar Tidak Lemas Saat Puasa--
LAMPUNG.DISWAY.ID - Banyak orang bertanya, apakah aman melakukan olahraga setelah sahur saat menjalani puasa?
Jawabannya: boleh, asalkan jenis dan intensitasnya tepat.
Olahraga ringan setelah sahur justru dapat membantu melancarkan metabolisme, menjaga kebugaran, dan membuat tubuh tidak terasa kaku sepanjang hari. Namun, penting untuk memahami batasannya agar tidak menyebabkan dehidrasi atau kelelahan berlebihan.
Apakah Aman Olahraga Setelah Sahur?
Setelah sahur, tubuh masih memiliki cadangan energi dan cairan yang cukup. Ini menjadi salah satu waktu yang relatif aman untuk melakukan aktivitas fisik ringan sebelum memasuki puasa penuh.
Namun, yang perlu diperhatikan:
- Hindari olahraga intensitas tinggi
- Batasi durasi 15–30 menit
- Pastikan asupan sahur cukup nutrisi dan cairan
- Hentikan jika merasa pusing atau lemas
Olahraga berat seperti HIIT atau angkat beban intens tidak disarankan setelah sahur karena berisiko membuat tubuh cepat kehilangan cairan.
Manfaat Olahraga Ringan Setelah Sahur
Berikut manfaat yang bisa didapatkan:
1. Melancarkan Pencernaan
Gerakan ringan membantu proses metabolisme makanan sahur sehingga tidak terasa begah.
BACA JUGA:Asal Usul THR: Sejarah Tunjangan Hari Raya di Indonesia dari Era Soekarno hingga Sekarang
2. Meningkatkan Energi dan Fokus
Aktivitas fisik ringan merangsang sirkulasi darah dan membantu tubuh lebih segar saat memulai aktivitas pagi.
3. Menjaga Berat Badan
Puasa sering kali membuat pola makan berubah. Olahraga ringan membantu menjaga keseimbangan kalori.
4. Mencegah Tubuh Kaku
Bangun sahur dini hari sering membuat tubuh terasa kaku. Stretching membantu menjaga fleksibilitas otot.
Jenis Olahraga Ringan yang Disarankan Setelah Sahur
1. Stretching atau Peregangan
Durasi: 10–15 menit
Sumber: