LAMPUNG.DISWAY.ID - Doa merupakan salah satu bentuk ibadah yang memiliki kedudukan sangat penting dalam Islam. Melalui doa, seorang hamba menyampaikan harapan, permohonan, dan keluh kesahnya kepada Allah SWT. Bahkan dalam banyak ayat Al-Qur’an dan hadis, umat Islam dianjurkan untuk selalu berdoa dalam setiap keadaan.
Pendakwah terkenal Indonesia, Adi Hidayat, sering menjelaskan dalam ceramahnya bahwa ada kalimat doa yang sangat dianjurkan dibaca sebelum menyampaikan permohonan kepada Allah. Kalimat ini dikenal memiliki keutamaan besar dan disebut dalam hadis sebagai doa yang mengandung nama Allah yang agung.
Menurutnya, doa yang baik bukan sekadar menyampaikan permintaan. Seorang Muslim dianjurkan untuk memulai doa dengan memuji Allah, mengakui keagungan-Nya, serta membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
BACA JUGA:Amalan Setelah Shalat di Bulan Ramadhan yang Tidak Boleh Dilewatkan
Dengan cara tersebut, doa akan lebih mendekati adab yang diajarkan dalam Islam dan memiliki peluang lebih besar untuk dikabulkan oleh Allah SWT.
Kalimat Doa Mustajab yang Dianjurkan
Salah satu kalimat doa yang sering dijelaskan oleh Ustaz Adi Hidayat adalah doa yang berbunyi:
“Allahumma inni as’aluka bi anni asyhadu annaka anta Allah, la ilaha illa anta, al-ahadush shamad, alladzi lam yalid wa lam yulad wa lam yakun lahu kufuwan ahad.”
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dengan bersaksi bahwa Engkau adalah Allah, tidak ada Tuhan selain Engkau, Yang Maha Esa, tempat bergantung segala sesuatu, tidak beranak dan tidak diperanakkan, serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Mu.”
BACA JUGA:Keutamaan Shalat Witir: Penutup Ibadah Malam yang Penuh Keberkahan
Doa ini berisi pengakuan tauhid yang sangat kuat kepada Allah SWT. Dalam kalimat tersebut terdapat pujian dan pengagungan terhadap sifat-sifat Allah yang Maha Sempurna.
Menurut Ustaz Adi Hidayat, doa yang diawali dengan pengagungan kepada Allah merupakan salah satu bentuk adab dalam berdoa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Dasar Hadis Tentang Doa Mustajab
Doa tersebut memiliki dasar dari hadis Nabi Muhammad SAW. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa ada seseorang yang berdoa dengan kalimat tersebut, kemudian Rasulullah bersabda bahwa orang itu telah memohon kepada Allah dengan nama-Nya yang paling agung.
Nama Allah yang agung ini dikenal dalam Islam sebagai Ismullah Al-A’zam, yaitu nama Allah yang jika digunakan dalam doa maka doa tersebut berpotensi besar dikabulkan.
BACA JUGA:Tangis Bahagia Warnai Ramadan, Telkomsel Ajak Anak Panti Belanja dan Buka Puasa Bersama