Karena itulah banyak ulama menganjurkan agar umat Islam membaca kalimat pujian seperti ini sebelum menyampaikan permohonan kepada Allah.
Mengapa Doa Bisa Menjadi Mustajab?
Banyak orang bertanya mengapa sebagian doa cepat dikabulkan sementara yang lain membutuhkan waktu lebih lama. Dalam Islam, terdapat beberapa faktor yang dapat membuat doa menjadi lebih mustajab.
Menurut penjelasan Ustaz Adi Hidayat, salah satu kuncinya adalah cara berdoa yang benar sesuai tuntunan syariat.
Berikut beberapa faktor yang membuat doa lebih berpeluang dikabulkan.
BACA JUGA:Keutamaan 10 Hari Kedua Ramadan: Fase Ampunan yang Jangan Disia-siakan
1. Memulai Doa dengan Pujian kepada Allah
Sebelum meminta sesuatu, seorang Muslim dianjurkan memuji Allah terlebih dahulu. Pujian ini bisa berupa kalimat tauhid, tasbih, atau pengagungan terhadap sifat-sifat Allah.
Hal ini menunjukkan adab seorang hamba kepada Tuhannya.
2. Membaca Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW
Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW juga dianjurkan sebelum dan sesudah doa. Dalam beberapa hadis disebutkan bahwa doa yang diapit dengan shalawat memiliki peluang lebih besar untuk dikabulkan.
3. Berdoa dengan Keyakinan
Doa harus disampaikan dengan keyakinan penuh bahwa Allah mampu mengabulkan permohonan tersebut.
BACA JUGA:Keutamaan Zakat Mal di Bulan Ramadan: Pahala Berlipat dan Harta Makin Berkah
Rasulullah SAW pernah mengingatkan agar seseorang tidak berdoa dengan hati yang ragu-ragu.
4. Tidak Tergesa-gesa
Salah satu penyebab doa terasa tidak dikabulkan adalah karena seseorang terlalu tergesa-gesa. Dalam hadis disebutkan bahwa doa seorang hamba akan dikabulkan selama ia tidak berkata, “Aku sudah berdoa tetapi belum juga dikabulkan.”
5. Memohon dengan Rendah Hati
Kerendahan hati merupakan salah satu sikap penting dalam berdoa. Seorang Muslim dianjurkan memohon kepada Allah dengan penuh harap dan rasa takut.
Waktu-Waktu Doa Mustajab
Selain membaca kalimat doa yang dianjurkan, umat Islam juga disarankan berdoa pada waktu-waktu tertentu yang dikenal sebagai waktu mustajab.
BACA JUGA:Inilah Kebiasaan Nabi Muhammad SAW Saat Ramadhan, Penuh Hikmah
Beberapa waktu yang dianggap mustajab antara lain: