LAMPUNG.DISWAY.ID - Setelah melewati enam hari dalam satu pekan yang penuh kesibukan, tantangan, dan aktivitas duniawi, tibalah kita kembali menyambut Hari Jumat.
Hari yang dalam ajaran Islam dijuluki Sayyidul Ayyam atau “Penghulu Segala Hari”, memiliki kedudukan yang sangat istimewa dan tinggi di sisi Allah SWT. Keutamaannya bukan sekadar ucapan, melainkan tertuang jelas dalam Al-Qur’an dan sabda Rasulullah SAW.
Berikut renungan lengkap disertai dalil yang menjadi landasan kemuliaan hari ini.
Dalil dan Keistimewaan Hari Jumat
1. Dasar Kewajiban dan Kemuliaan dalam Al-Qur’an
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Jumu’ah ayat 9:
“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jumat, maka segeralah mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”
BACA JUGA:Makna Puasa Arafah: Keutamaan, Dalil Al-Qur’an dan Hadis yang Jarang Diketahui
Ayat ini menegaskan bahwa hari Jumat adalah hari khusus untuk berkumpul, beribadah, dan mendahulukan urusan akhirat dibandingkan urusan dunia.
2. Sebaik-Baik Hari yang Pernah Ada
Rasulullah SAW bersabda dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:
“Sebaik-baik hari yang padanya terbit matahari adalah hari Jumat. Pada hari itulah Nabi Adam diciptakan, dimasukkan ke dalam surga, dikeluarkan dari surga, dan hari kiamat tidak akan terjadi kecuali pada hari Jumat.”
Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW menegaskan:
“Hari Jumat adalah penghulu segala hari dan hari yang paling agung di sisi Allah SWT. Ia lebih mulia daripada hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha.” (HR. Thabrani, Ibnu Majah)
BACA JUGA:Niat dan Bacaan Saat Berkurban Sesuai Sunnah, Lengkap dengan Dalil Qur'an dan Hadis
3. Hari Ampunan Dosa dan Penghapus Kesalahan
Salah satu karunia terbesar di hari ini adalah pintu ampunan yang terbuka lebar. Rasulullah ﷺ bersabda:
“Shalat Jumat ke shalat Jumat berikutnya diampuni dosa-dosa di antara keduanya, selama menjauhi dosa-dosa besar.” (HR. Muslim)
Beliau juga bersabda: