Keempat, performa biasanya lebih responsif. Motor listrik mampu menghasilkan torsi secara cepat sehingga akselerasi terasa lebih spontan.
Kelima, pengalaman berkendara lebih senyap. Ketika kendaraan beroperasi menggunakan motor listrik, suara mesin jauh berkurang.
Kekurangan Mobil PHEV
Di balik kelebihannya, PHEV juga memiliki beberapa konsekuensi.
Pertama, harga pembelian biasanya lebih tinggi dibanding kendaraan bermesin bensin dengan ukuran dan kelas yang sama.
BACA JUGA:Review Motor Listrik ECGO: Spesifikasi, Kelebihan, Kekurangan, dan Apakah Masih Layak Dibeli?
Kedua, sistemnya lebih kompleks karena memiliki mesin bensin, motor listrik, baterai berkapasitas besar, sistem manajemen energi dan komponen pendukung lainnya.
Ketiga, PHEV paling optimal jika rutin di-charge. Jika pemilik tidak pernah mengisi baterai dan hanya mengandalkan mesin bensin, salah satu keunggulan utama PHEV menjadi kurang maksimal.
Keempat, bobot baterai membuat kendaraan bisa lebih berat. Kondisi tersebut dapat berpengaruh terhadap konsumsi energi ketika baterai sudah kosong dan kendaraan lebih banyak mengandalkan mesin.
Kelima, calon pembeli perlu memperhatikan jaringan servis, garansi baterai, ketersediaan suku cadang dan nilai jual kembali sebelum membeli.
PHEV Cocok untuk Siapa?
PHEV paling cocok untuk konsumen yang memiliki akses pengisian listrik di rumah, menggunakan mobil setiap hari dalam jarak relatif terukur, tetapi sesekali melakukan perjalanan jauh antarkota.
Sebaliknya, jika seseorang tidak memiliki akses charging dan jarang melakukan perjalanan dalam mode listrik, hybrid konvensional bisa menjadi pilihan yang lebih sederhana.
BACA JUGA:Mau Beli Motor Listrik Yadea? Simak Review Lengkap Semua Variannya
Sementara itu, konsumen yang mayoritas berkendara di dalam kota dan memiliki fasilitas charging memadai dapat mempertimbangkan mobil listrik murni.
Mobil PHEV di Indonesia semakin menarik karena menawarkan kombinasi keunggulan mobil listrik dan fleksibilitas mesin bensin.
Pilihannya pun mulai beragam, dari BYD M6 DM dan Wuling Darion PHEV untuk keluarga, Geely Starray EM-i dan Chery Tiggo 8 CSH di kelas SUV, hingga JAECOO J7/J8 SHS-P, DFSK E5 Plus dan berbagai model premium.
Namun, PHEV bukan otomatis menjadi pilihan terbaik untuk semua orang. Kebiasaan berkendara dan akses charging menjadi faktor paling penting.