LAMPUNG.DISWAY.ID - Sindrom manusia serigala atau werewolf syndrome merupakan istilah populer untuk hipertrikosis, sebuah kondisi langka yang menyebabkan pertumbuhan rambut berlebihan pada bagian tubuh tertentu atau hampir di seluruh tubuh.
Rambut dapat tumbuh lebih tebal, panjang, dan lebat dibandingkan kondisi yang umumnya ditemukan pada orang dengan usia dan jenis kelamin yang sama.
Kondisi ini sering menarik perhatian karena perubahan penampilan yang mencolok, terutama ketika rambut tumbuh lebat di wajah, dahi, punggung, lengan, atau bagian tubuh lainnya.
Meski demikian, hipertrikosis bukanlah perubahan tubuh yang membuat seseorang menyerupai serigala secara biologis. Istilah tersebut hanya menggambarkan penampilan rambut yang berlebihan.
BACA JUGA:Sering Mengalami Déjà Vu? Ini Penyebabnya Menurut Sains dan Pandangan Islam
Hipertrikosis dapat terjadi sejak lahir maupun berkembang setelah seseorang tumbuh dewasa. Penyebabnya beragam, mulai dari faktor genetik, penggunaan obat-obatan tertentu, hingga kondisi medis yang mendasarinya.
Lantas, apa penyebab sindrom manusia serigala? Apakah kondisi ini bisa disembuhkan, dan bagaimana cara mengatasinya?
Apa Itu Sindrom Manusia Serigala atau Hipertrikosis?
Hipertrikosis adalah kondisi pertumbuhan rambut berlebihan yang tidak sesuai dengan pola normal berdasarkan usia, jenis kelamin, atau area tubuh seseorang. Kondisi ini dapat dialami laki-laki maupun perempuan.
Menurut ulasan klinis yang diterbitkan dalam jurnal JAAD Reviews pada 2025, Rahib K. Islam, Victoria T. Tong, dan Shari R. Lipner menjelaskan bahwa hipertrikosis dapat bersifat bawaan sejak lahir atau didapat kemudian.
Kondisi ini juga dapat berdampak pada kesehatan psikologis, terutama ketika perubahan penampilan memicu stigma sosial atau tekanan emosional.
BACA JUGA:Skizofrenia: Apa Penyebabnya, Adakah Obatnya, dan Bisakah Sembuh?
Hipertrikosis dibedakan berdasarkan waktu kemunculannya dan luas area tubuh yang terdampak.
1. Hipertrikosis kongenital
Jenis ini sudah ada sejak lahir atau berkembang pada masa awal kehidupan. Sebagian kasus berkaitan dengan perubahan genetik yang langka. Pertumbuhan rambut dapat terbatas pada bagian tubuh tertentu atau menyebar ke area yang lebih luas.
2. Hipertrikosis didapat