Jenis ini muncul setelah seseorang lahir, termasuk ketika memasuki usia anak-anak, remaja, atau dewasa. Kondisi tersebut dapat dipicu oleh obat-obatan, penyakit tertentu, atau faktor lokal seperti gesekan dan iritasi kulit.
Berdasarkan luas penyebarannya, hipertrikosis juga dapat dibedakan menjadi bentuk lokal, yang hanya memengaruhi bagian tubuh tertentu, dan bentuk menyeluruh, yang melibatkan banyak area tubuh.
Apa Penyebab Sindrom Manusia Serigala?
Penyebab hipertrikosis tidak selalu sama pada setiap orang. Karena itu, pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui faktor yang memicu pertumbuhan rambut berlebihan.
BACA JUGA:Demensia Bisa Menyerang Lansia, Kenali Penyebab, Gejala dan Faktor Risikonya
1. Faktor genetik atau keturunan
Hipertrikosis kongenital dapat berkaitan dengan perubahan genetik yang memengaruhi perkembangan atau aktivitas folikel rambut. Pada sebagian kasus, kondisi tersebut diwariskan dalam keluarga, sedangkan pada kasus lainnya dapat muncul akibat perubahan genetik baru.
Sejumlah bentuk hipertrikosis bawaan juga dapat berkaitan dengan sindrom genetik tertentu. Oleh karena itu, dokter mungkin perlu memeriksa apakah terdapat kelainan lain yang menyertai pertumbuhan rambut berlebihan.
Namun, tidak semua orang yang mengalami hipertrikosis memiliki riwayat keluarga dengan kondisi serupa.
2. Efek samping obat-obatan
Pertumbuhan rambut berlebihan juga dapat muncul sebagai efek samping obat tertentu. Beberapa obat yang diketahui berkaitan dengan hipertrikosis antara lain minoxidil, fenitoin, siklosporin, dan diazoksida.
Minoxidil, misalnya, digunakan untuk membantu mengatasi kerontokan rambut, tetapi pada sebagian orang dapat memicu pertumbuhan rambut di luar area yang diinginkan.
BACA JUGA:Charles Bonnet Syndrome: Penyebab Orang dengan Gangguan Mata Bisa Mengalami Halusinasi Visual
Efek tersebut tidak berarti seseorang harus langsung menghentikan pengobatan. Jika pertumbuhan rambut berlebihan muncul setelah penggunaan obat, konsultasikan dengan dokter untuk mengevaluasi dosis atau kemungkinan penggantian terapi. Jangan menghentikan obat resep tanpa arahan tenaga medis.
3. Kondisi medis tertentu
Hipertrikosis yang muncul kemudian dapat berkaitan dengan kondisi kesehatan tertentu. Beberapa di antaranya adalah gangguan metabolisme, penyakit autoimun, kekurangan nutrisi, dan kondisi medis lain yang memengaruhi pertumbuhan rambut.
Dalam kasus yang jarang terjadi, pertumbuhan rambut halus secara tiba-tiba dan menyeluruh dapat berkaitan dengan penyakit keganasan tertentu. Kondisi ini dikenal sebagai acquired hypertrichosis lanuginosa.