QRIS Resmi Bisa Digunakan di Korea Selatan Mulai April 2026

Rabu 11-02-2026,14:17 WIB
Reporter : Reza
Editor : Reza

LAMPUNG.DISWAY.ID - Ada kabar positif bagi wisatawan Indonesia yang berencana berkunjung ke Korea Selatan. Mulai April 2026, metode pembayaran QRIS akan dapat digunakan untuk bertransaksi di Negeri Ginseng.

Hal ini merupakan hasil kerja sama antara Bank Indonesia (BI) dan Bank of Korea (BoK) dalam memperluas sistem pembayaran QR lintas negara.

Sebelum implementasi penuh, kedua bank sentral telah menjalankan tahap uji coba terbatas melalui mekanisme sandbox sejak 30 Oktober 2025. Tahapan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan sistem dan kelancaran transaksi sebelum resmi diluncurkan untuk publik.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa BI dan Bank of Korea telah mencapai kesepakatan untuk melanjutkan tahap persiapan implementasi pembayaran Quick Response (QR) antarnegara. Keputusan tersebut ditegaskan dalam pertemuan tingkat tinggi terbaru antara kedua otoritas moneter.

Menurutnya, layanan pembayaran lintas negara berbasis QR ini ditargetkan mulai dapat dimanfaatkan masyarakat pada April 2026. Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan Gubernur Bank of Korea Rhee Chang-yong sebagai bentuk komitmen penguatan kerja sama sistem pembayaran digital.

Kolaborasi ini merupakan kelanjutan dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BI dan BoK yang dilakukan pada Juli 2024, yang mencakup pengembangan konektivitas pembayaran digital kedua negara.

Dorong Efisiensi Transaksi dan Pariwisata

Bank Indonesia menilai integrasi pembayaran QR lintas negara akan mempermudah dan mempercepat transaksi bagi masyarakat Indonesia di Korea Selatan maupun wisatawan Korea yang berkunjung ke Indonesia.

Sistem ini diharapkan mampu menekan biaya konversi dan meningkatkan kenyamanan pembayaran ritel.

Penerapan QRIS lintas negara tersebut juga selaras dengan kerangka kerja Local Currency Transaction (LCT) antara Indonesia dan Korea Selatan yang telah berjalan sejak September 2024, guna memperkuat transaksi bilateral menggunakan mata uang lokal.

Kategori :