LAMPUNG.DISWAY.ID - Pasar Pasir Gintung adalah salah satu pasar tradisional tertua dan paling penting di Bandar Lampung. Pasar ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat perdagangan harian, tetapi juga menjadi tulang punggung aktivitas perekonomian masyarakat setempat selama puluhan tahun.
Sejarah Pasar Pasir Gintung bermula pada akhir 1980-an sebagai pasar tradisional yang dibuka untuk melayani kebutuhan sehari-hari warga Bandar Lampung.
Pada masa itu, pasar ini menjadi tempat utama perdagangan berbagai barang, mulai dari hasil pertanian, sembako, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.
Karena lokasi yang strategis di pusat kota, pasar ini berkembang pesat dan menjadi titik pertemuan antara pedagang besar, pedagang kecil, dan konsumen dari berbagai daerah sekitar.
Seiring waktu, Pasar Pasir Gintung makin berperan sebagai salah satu pusat distribusi utama di kota ini. Bahkan pasar ini sempat berfungsi sebagai pasar induk di pusat kota, menggantikan peran pasar lain seperti Pasar Tamin, karena lokasi dan jaringan suplai barang yang semakin besar.
BACA JUGA:Stok Pangan Bandar Lampung Dipastikan Aman Selama Ramadan, Pasokan Daerah Penyangga Lancar
Namun kondisi bangunan lama yang kurang tertata dan kurang layak sempat mengundang keluhan dari para pedagang dan pengunjung.
Kondisi pasar yang semula hanya berupa bangunan tradisional dianggap tidak mampu menampung aktivitas perdagangan yang kian padat, sehingga fasilitasnya tidak lagi mencukupi. Menanggapi hal ini, pemerintah pusat memutuskan melakukan revitalisasi besar-besaran terhadap pasar tersebut.
Revitalisasi Pasar Pasir Gintung mulai dikerjakan pada akhir 2023 dan selesai pertengahan 2024, menelan anggaran sekitar Rp38 miliar.
Pasar yang sebelumnya kurang tertata kini dibangun menjadi bangunan dua lantai dengan fasilitas yang lebih baik, seperti los pasar untuk pedagang kering dan basah serta kios kecil yang lebih nyaman. Perubahan ini diharapkan dapat memperlancar aktivitas jual beli serta memberikan kenyamanan bagi pedagang dan konsumen.
BACA JUGA:Perayaan Imlek 2577 di Bandar Lampung: Eva Dwiana Ajak Warga Perkuat Toleransi dan Kebersamaan
Puncaknya, revitalisasi pasar ini diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada 26 Agustus 2024. Dalam peresmian tersebut Presiden Jokowi menekankan bahwa pasar yang tertata rapi dan bersih merupakan indikator penting dari pertumbuhan perekonomian lokal dan nasional.
Ia juga mengimbau agar pasar ini dirawat dengan baik oleh pemerintah setempat dan para pedagang sehingga dapat terus menjadi pusat perdagangan yang produktif.
Hingga kini, Pasar Pasir Gintung tetap menjadi salah satu lokasi favorit warga Bandar Lampung untuk berbelanja kebutuhan harian, sayur mayur, buah, sembako, serta berbagai produk lainnya, sekaligus menjadi simbol dinamika perdagangan tradisional yang terus berkembang di tengah modernisasi kota.