Unila Perkuat Kerja Sama Internasional dengan University of Seville melalui Program HARVEST Erasmus+ 2026

Rabu 25-02-2026,11:00 WIB
Reporter : Reza
Editor : Reza

Rencana program meliputi:

  • 2025: Pemetaan praktik berkelanjutan dan inovasi pedagogis
  • 2026: Implementasi Capacity Building and Training Programme (CBTP)
  • 2027: Uji coba micro-courses, akreditasi micro-credentials, serta pengembangan Students’ Innovation Hubs

Prof. Miguel menekankan pentingnya kerja sama lintas disiplin dalam menjawab isu global seperti perubahan iklim, pengelolaan sumber daya alam, serta perlindungan hak petani dan hak atas pangan.

BACA JUGA:Daftar Masjid di Bandar Lampung yang Menyediakan Takjil Gratis Ramadan 2026

Gagasan Kolaborasi Lintas Disiplin

Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai usulan kolaborasi dari sivitas akademika Unila. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Pengembangan proyek cold storage untuk menjaga kualitas pangan
  • Penguatan manajemen social forestry
  • Kolaborasi di bidang ilmu sosial dan sastra
  • Inovasi pengelolaan sampah rumah tangga
  • Penguatan ketahanan wilayah pesisir terhadap dampak perubahan iklim

Menanggapi hal tersebut, pihak University of Seville menyambut positif peluang kolaborasi tersebut dan membuka kemungkinan pengembangan materi pembelajaran bersama yang dapat menjadi referensi lintas negara, termasuk untuk kawasan ASEAN.

Simbol Penguatan Kerja Sama

Pertemuan ditutup dengan penyerahan suvenir serta dokumen draf nota kesepahaman (MoU) dari Unila kepada University of Seville sebagai simbol penguatan kemitraan. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta.

Melalui partnership meeting ini, kedua institusi berharap dapat membangun kerja sama jangka panjang yang tidak hanya memperkuat kualitas akademik, tetapi juga memberi kontribusi nyata dalam penyelesaian isu global di bidang pangan, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan.

Kategori :