Karena nilai budayanya, seruit menjadi pilihan utama bagi wisatawan yang ingin mengenal identitas kuliner masyarakat Lampung lebih dekat.
2. Gulai Taboh, Perpaduan Santan dan Rempah
Gulai taboh merupakan makanan tradisional Lampung yang menawarkan cita rasa gurih dari santan dan beragam rempah.
BACA JUGA:BMKG: Cuaca Bandar Lampung 5 Oktober Umumnya Cerah Berawan, Hujan Ringan Lokal
Hidangan ini dapat dibuat menggunakan ikan, udang, atau bahan lain sesuai tradisi dan ketersediaan pangan setempat.
Bumbu yang digunakan antara lain kunyit, cabai, dan lengkuas, sementara sejumlah variasi resep menambahkan sayuran atau kacang-kacangan.
Kuahnya yang kaya rasa cocok disantap bersama nasi putih hangat. Perpaduan santan dan rempah menjadikan gulai taboh pilihan bagi pencinta masakan tradisional bercita rasa kuat.
Gulai taboh juga memiliki variasi antardaerah. Komposisi bahan dan bumbunya dapat berbeda mengikuti kebiasaan masyarakat setempat.
Bagi wisatawan, hidangan ini layak dicoba untuk mengenal sisi lain kuliner Lampung selain olahan ikan dan sambal.
3. Pindang Ikan, Sajian Berkuah dengan Rasa Asam dan Pedas
Pindang ikan juga menjadi pilihan kuliner yang dapat ditemukan di Bandar Lampung. Hidangan ini dikenal dengan kuah berbumbu yang memadukan rasa gurih, asam, dan pedas.
Ikan patin atau ikan air tawar lainnya dapat digunakan sebagai bahan utama. Kuahnya diolah menggunakan bumbu aromatik, seperti serai, kunyit, cabai, dan bahan pemberi rasa asam yang dapat berbeda menurut resep.
Pindang cocok bagi pengunjung yang ingin menikmati hidangan berkuah tanpa dominasi santan. Rasa kuah yang segar juga menjadi pelengkap nasi putih.
Perlu diketahui, pindang memiliki variasi kuliner di berbagai wilayah Sumatra, sehingga tidak seluruh jenis pindang secara eksklusif berasal dari Lampung.
BACA JUGA:Tukang Cilok dan Ibu Rumah Tangga Menang Mobil hingga Rumah di Jalan Sehat HUT ke-344 Bandar Lampung